Saturday, December 08, 2012

[Antena] Membuat Antenna TV Mulyanto

==================================================================
Protected Material (Hak Cipta Dilindungi) of my original version at http://mulyantogoblog.wordpress.com/2008/05/13/membuat-antenna-tv/
==================================================================

Artikel saya di  mulyantogoblog.wordpress saya pindahkan kesini :

Kinerja antenna TV luar yang terpasang selama ini tidak memuaskan. Ada kelemahan di penerimaan TransTV, Indosiar, RCTI dan TPI. Bambu antenna harus diputar-putar agar salah satu atau beberapa stasiun itu dapat diterima dengan clear. Apalagi kalau ada angin luar yang kencang, muter-muter sendiri deh antennanya. Akhirnya hari minggu kemarin saya buat antenna sendiri. Spesifikasinya : - Ukuran tidak terlalu besar - Dipasang dibawah genteng - Hasil gambar memuaskan untuk semua channel (beamwidth lebar, bandwith lebar)


Idealnya sih dipilih frekwensi tengah, kemudian dihitung panjang gelombang. Cari desain antenna atau software antenna. Adjust ukuran antena dengan frekwensi tengahnya, simulasikan model antena dengan software. Potong elemen/driver presisi hingga milimeter :) . Tapi saya pakai cara katro saja, copy driver antenna komersial. Saya desain antena reflektor sederhana. Elemen-nya hanya ada 2 : Reflektor dan Driver. Reflektor berukuran 35 cm x 50 cm. Reflektornya masih besar, disamping untuk memanfaatkan bahan secara maksimal juga untuk menguji awal kinerja antenna. Driver ini bentuknya seperti dasi kupu-kupu. Jarak antara driver adalah 2 cm. Tidak perlu balun atau transformer :) . Jarak antara reflektor dan driver adalah 11 cm.
Bahannya seng sisa nisplang :) . Anda bisa beli seng nisplang 1 m di toko besi. Potong pakai gunting kertas :D . Tidak usah repot-repot beli/cari gunting seng. Ukuran tidak perlu presisi hingga milimeter. Cukup 2 jam untuk menyelesaikannya. Antenna tetap pakai booster, karena rumah saya di Jatiendah berada di lembah tidak mendapatkan line of sight. Line of sight saya terhalang perumahan Pasir Jati yang lebih tinggi sekitar 6 meteran. Kalau rumah anda tidak terhalang bukit atau lainnya mestinya tidak perlu booster. Berikut gambar antenna katro :


Hasilnya semua channel gambarnya jernih, kecuali IMTV rada rusak. MQTV dan PJT sedikit kurang jernih. Lainnya sempurna. Keuntungan dari antenna ini adalah :
- Bebas angin
- Rangkaian boster awet, tidak kena panas-hujan
- Sebagian besar channel gambarnya jernih dan sempurna.

Saya memakai tuner Gadmei, kalau pakai TV beneran, pasti semua channel sempurna. Sebelumnya saya juga pernah membuat antenna reflektor versi lain. Versi ini reflektornya menggunakan ram/kasa nyamuk. Drivernya 4 buah V driver yang dibuat dari kawat las kuningan. Hasilnya? Ancur :) .

Berhubung masih ada yang bingung bagaimana cara membuat-nya, saya buat langkah2 pembuatannya : Langkah membuat antenna:
1. Beli seng nisplang
2. Potong seng untuk reflektornya, pakai gunting kertas juga bisa.
3. Potong seng untuk kupu2-nya.
4. Potong reng untuk dudukan kupu2-nya
5. Potong reng/paralon untuk pegangan/gantungan antenna
6. Paku reng dudukan kupu2 pada reflektor
7. Paku kupu-kupu pada reng
8. paku reng/paralon pada reflektor
9. Pasang kabel pada kupu2, cukup diselipkan antara seng kupu2 dan reng lalu dipaku
10. Pasang/gantung antena
11. Pasang booster
12. Coba di TV Reng untuk dudukan driver kupu2 bisa diganti kayu usuk atau lainnya. Atau Dus karton!, kalau pakai dus karton berarti tidak menggunakan paku, tapi lem.

Perhatian : koneksi kabel ke driver harus kencang, kalau bisa disolder. Koneksi yang tidak kencang mengakibatkan gambar semutan. Jangan lupa atur trimpot GAIN pada booster. Trimpot gain ini juga berpengaruh pada kejernihan/kekuatan sinyal, trimpot TIDAK mesti pada posisi maksimum gain.

Sumbangan dari Nikko (nikko@yahoo.com):

 Dah jadi nih mas mul hehheh bikinnya express 45menit berdua kk Hasilnya jauuuh lebih bagus dari antena jadul model V Reflector pake kardus plastik berlapis Aluminium Foil Driver pake bekas kaleng Biskuit

Hasilnya:


Pengalaman Teman: Minggu lalu saya chatting dengan teman saya yang sarjana elektro jurusan telekomunikasi PTN di Bandung. Tentu saja dia banyak belajar tentang antenna di kuliahnya. Berikut hasil chat saya (ME) dengan teman (IJ), semoga bermanfaat untuk anda:
 (12:13:05 PM) ME: piye antenane? uwis nggawe tah? 
(12:13:33 PM) IJ: uwis (12:13:33 PM) IJ: mantep 
(12:13:38 PM) IJ: gampang, hasile apik 
(12:13:49 PM) IJ: padahal aku cuma driver doang 
(12:13:58 PM) IJ: sbg reflektor aku pake dinding 
(12:14:00 PM) ME: nganggo tiang opo ngisor genteng 
(12:14:25 PM) IJ: diluar rumah 
(12:14:32 PM) ME: di foto rek, engko tak pasang nang blog 
(12:14:32 PM) IJ: kupaku ke dinding dulu 
(12:14:35 PM) IJ: iseng2 
(12:14:41 PM) IJ: hasile mantep 
(12:14:47 PM) ME: nganggo seng? 
(12:14:49 PM) IJ: akan aku turunkan ke kamar dulu 
(12:15:11 PM) IJ: coba2 lagi 
(12:15:37 PM) IJ: pake tembaga sisa2 maenan 
(12:15:50 PM) ME: wah yah mantep 
(12:15:56 PM) IJ: mo kucoba pake alum foil 
(12:16:24 PM) IJ: kali2 hasilnya tetep bagus 
(12:16:38 PM) IJ: karena tembaga, ya aku cuma bikin drivernya doang 
(12:16:40 PM) ME: yoi (12:16:43 PM) IJ: reflektornya pake tembok 
(12:17:04 PM) IJ: jadi kuatur2 jarak driven itu ke temboknya 
(12:17:11 PM) IJ: untuk mencapai hasil max 
(12:17:16 PM) IJ: keren coy hasilnya 
(12:17:28 PM) IJ: incredible 
(12:17:30 PM) ME: wah... wah... ketemu brapa jarak ? 
(12:17:54 PM) IJ: waduh...mengko tak ukur meneh yo 
(12:18:03 PM) ME: oke (12:18:18 PM) IJ: dibawah 20 cm 
(12:18:43 PM) IJ: pas-e durung diukur 
(12:19:05 PM) IJ: hehe...padahal iku wis nyalahi 2 aturan 
(12:19:17 PM) ME: opo kuwi? 
(12:19:23 PM) IJ: aturan 1. gak pake balun 
(12:19:29 PM) ME: hahahahaha 
(12:19:52 PM) IJ: aturan 2. gak pake matching impedance 
(12:19:55 PM) IJ: kan antena kupu2 kuwi balance 
(12:19:59 PM) ME: hahahahhaa 
(12:20:03 PM) ME: iyo 
(12:20:14 PM) IJ: sedangkan feederku 50 ohm unbalance 
(12:20:42 PM) IJ: kalo dipole ngono kan 75 ohm 
(12:20:47 PM) ME: cobanen nganggo balon / matching impedance... malah iso dadi elek 
(12:21:21 PM) ME: kupu2 balance, impedansi diatur lewat jarak antar sayap 
(12:22:36 PM) IJ: jadi output antena iku teoretis kan 75 ohm balance 
(12:23:34 PM) ME: iyo 
(12:25:15 PM) IJ: sedangkan kabelku 50 ohm unbalance 
(12:25:15 PM) IJ: hihihihi 
(12:25:15 PM) IJ: sikat bleh 
(12:25:16 PM) IJ: embuh piye teorine, sing penting hasile apik 
(12:25:16 PM) IJ: lek kakean ngitung malah mumet 
(12:25:16 PM) IJ: :d (12:25:44 PM) ME: malah mumet.. ora dadi2 
(12:26:55 PM) IJ: eh mul, kon oleh jarak antar sayap 2cm itu dapet dari mana? 
(12:27:14 PM) IJ: aku blm sempet coba2 atur jarak sayp (12:27:22 PM) IJ: masih fix di sekitar 2cm (12:28:02 PM) ME: iku ngawur wae kok, ra ngitung 

Baiklah saya tulis kembali hal-hal yang menyebabkan penerimaan gambar buruk : 1. koneksi kabel ke driver harus kencang, kalau bisa disolder. Koneksi yang tidak kencang mengakibatkan gambar semutan. 2. Koneksi/pemasangan kabel pada konektor/jack juga harus benar dan kencang. 3. Kualitas kabel antenna. 4. Jangan lupa atur trimpot GAIN pada booster. Trimpot gain ini juga berpengaruh pada kejernihan/kekuatan sinyal, trimpot TIDAK mesti pada posisi maksimum gain. Pastikan anda tidak menggunakan booster abal-abal. 5. Posisi dan ketinggian, geser setengah meter saja bisa beda banget hasilnya. 6. Arah antenna, antena kupu-kupu ini bukan antenna segala arah (omnidirectional), tetap harus pada arah yang tepat. 7. Penggunaan Booster TIDAK WAJIB, kalau letak antena/rumah bagus yah mungkin tidak perlu pakai booster. 8. Kalau mau dipasang di luar (outdoor), sebaiknya seng reflektor diganti dengan ram kawat atau seng-nya di lubang-lubang. Kalau ngga yah jadinya layangan :D . 

Update Minggu 17 Januari 2010 Minggu siang, mertua datang membawa kabel tv segulung. Minta tolong ganti kabel TV. Hmm.. masalahnya bukan hanya kabel saja sih, walau sudah pakai antena mandra yg mahal plus booster dan dipasang outdoor tinggi2 tetap hanya beberapa channel saja yg bagus. Yah udah saya bikin kan antena katro saja. Cuman yang ini buat outdoor, dipasang tinggi dan tidak pakai booster. Jadi reflektornya yang kecil saja, 25 cm x 25 cm dan dilubangi biar tidak jadi layangan :) .


Sambil gunting2.. maku2.. saya ngoceh kayak tukang obat.. ".. dijamin bagus... dijamin bagus... semua channel bagus semua... yak dicoba.. dicoba... " Hahahahahahaha.


Dua jam kemudian... berkibarlah antena katro di rumah mertua. Dan sesuai ocehan tukang obat :) , semua channel bagus semua.


lumayan buat anda yang mau pdkt sama calon mertua :p hahahahahaha. UPDATE 24/9/2011 Cara memasang booster TV :


sumber gambar : http://dasar2elektronika.blogspot.com/2008/09/memilih-dan-memasang-antena-tv-
yang.html

 Contoh pemasangan antena pada tembok :

artikelnya : http://fifin-nugroho.blogspot.com/2011/09/antena-tv.html


Beberapa bulan kantor membeli TV, saya pun buatkan antenanya. Antena katro untuk TV OB dan satpam di kantor. TV di pojok belakang basement. Tak ada lubang di dinding, dinding kiri/kanan/belakang pun mepet bangunan tentangga. Hanya ada 1 jalan, pasang antena di pagar depan. Pakai kabel tanaka 20 m (40 rb), seng nisplang 1/2 m (11 rb), tanpa booster. Hasil clear dan jelas untuk semua channel. Glicth atau garis2 yang terjadi hanya terlihat direkaman video. Kalau dilihat mata, maka tidak kelihatan.



Untuk yang jauh dari pemancar TV, lebih dari 30 km pakainya antena yagi :

http://mulyantongeblog.blogspot.com/2013/04/antena-membuat-antenna-tv-yagi-untuk.html

39 comments:

tri cahyo laksono said...

sip, wis tak ctrl-D :)

mulyanto said...

sipp, ditunggu hasilnya

Rie No said...

sip mas....
(y)
saya udah pernah coba, tp hasilnya kurang maksimal.
masih banyak semut yg berkeliaran.
o ya mas.....
klo pakai 2 antena dengan 1 boster iku hasilnyagmn mas....???
lbh baik kah....

Rie No said...

sip mas....
(y)
saya udah pernah coba, tp hasilnya kurang maksimal.
masih banyak semut yg berkeliaran.
o ya mas.....
klo pakai 2 antena dengan 1 boster iku hasilnyagmn mas....???
lbh baik kah....

Anonymous said...

mau tanya Mas,kalo gak salah kabel antena itu kan ada 2 bagian,yg satu serabut yg satu lagi kawat,cara masang diantennanya gmn

Anonymous said...

mas,saya dah buat antenanya tp gambarnya masih hancur, saya di daerah magelang pas di dataran rendahnya dan tertutup bukit, kalo reflektornya diganti ukuran 24cmx24cm apa pengaruh?trus dah pake boster maspro.. mohon solusinya mas mul..
dan saat ini kampung saya menggunakan antena yg dipasang di tower dgn ketinggian 40m itu baru bagus.. terima kasih sebelumnya atas ilmunya

mulyanto said...

1. cara pasang kabel? lihat gambar2 diatas?

2. yah daerahnya daerah blankspot, mesti tinggi antennanya.

Anonymous said...

Kak kalau di pasang di dalam rumah dgn tinggi 2 m apa bisa jernih dan rumah saya jauh dari pegunungan dan pebukitan hany ada bnyak swah

Antena Tv Rakitan said...

Informasi Mas Mul dalam artikel"MEMBUAT ANTENA TV" sangat jelas dan gampang diikuti. Dengan membuat ANTENA TV RAKITAN sendiri, anda akan memiliki ANTENA TV YANG BAGUS, sehingga masalah Tv anda yang kurang tajam dan kurang jernih akan terselesaikan. Bravo Mas Mul, untuk artikelnya membuat ANTENA TV RAKITAN YANG BAGUS , banyak yang copy paste juga ya..., bisa saya istilahkan SUPER ANTENA TV made in by Mulyanto the creative person...

dwi yustisianto said...

saya di magelang utara<<<tpi udah pake antena yg tinggi masih gak bs nagkap siaran tv<<apakah pake antena iu bsa?

Anonymous said...

Mas, proses pengaitan kabel antena ke tengah-tengah kupu-kupu itu bisa diperjelas lagi ga?
Saya ga tau harus mengaitkan kemana kabel tersebut.

terima kasih

Anonymous said...

mas mul saya dah buat antena model mas mul 3bh.. kabel ok,sambungan ok, pake boster. tapi lum ad gambarnya. saya di magelang, kampung saya pake tower ketinggian 40m gambarnya bagus. antena mas mul saya pasang di ketinggian 10m lum ad gambarnya.. mohon solusinya mas mul??

Muh Mukhlis Prasojo said...

Salam kenal mas mul.. kalo untuk yang terhalang gunung bisa ga!? daerah saya di selatannya gunung kawi "kaki/lereng gunung kawi., selatannya" - jawa timur.. katanya sich terhalang beberapa gunung di utaranya.. mohon jawabannya.. trims..

mulyanto said...

wah kalau ketutup gunung2 ngga bisa.

aim tea said...

muantep ms mul..sya da di eretan indramayu dn dh sya coba hsilnya lumayan bgus..pdhl bru pke ktinggian 5 mter..rncnanya akan sya tmbh mpe 10 mter biar lbih bening lg..di eretan pke antena tivi yg beli di toko susah sinyalnya glombangnya dkit.tpi stlh sy pke punya ms mul mlh jdi bnyk sinyal..thnks ms mul.

Anonymous said...

Mas mul sudah saya coba tapi masih agak semutan dan trimpot GAIN nya sudah saya atur.apa kabel yg di colokan ke tv juga berpengaruh

Anonymous said...

Mas mul antena katro ini agar mendapatkan chanel yg jernih itu di gunakan di taruh ketinggian atau besarnya antena ,karena rumah saya dekat dengan sawah dan jauh dari pegunungan.tolong jawabanny

mulyanto said...

yah tingginya diatas atap rumah.

Anonymous said...

Sudah sya coba tpi masih semutan

Anonymous said...

antena sampeyan benar benar jos, saya pake di cianjur gambar tv kinclong, bahkan saya tidak pake boster dan antena hanya di pasang di atap rumah, saya pake kabel antena warna item, .thnks ms mul

Anonymous said...

mas mul untuk wilayah yang banyak gedung2 tinggi bisa ga ya?

Dendi Adzks said...

Maz mul kalo buat daerah yang deket ma bukit bisa gak???

Dendi Adzks said...

Maz mul kalo buat daerah yang deket ma bukit bisa gak???

Dendi Adzks said...

Maz mul kalo buat daerah yang deket ma bukit bisa gak???

Dendi Adzks said...

Maz mul kalo buat daerah yang deket ma bukit bisa gak???

Anonymous said...

Ingat
keauksesan tergantung amal perbuatan

ANTENA WAJAN BOLIK MURAH BERKWALITAS said...

sebelumnya minta maaf jika coment saya menyalahi aturan..
silahkan dihapus saja

terimakasih mas mulyanto

buat yang mau praktis silahkan di klik prinsip antena sama http://tv-dan-audio-video.tokobagus.com/antena-dan-parabola/antena-tv-uhf-vhf-chl-06-69-bisa-untuk-modem-wifi-28878614.html?utm_source=email&utm_medium=approved-ads&utm_campaign=approved-ads

salam
fajar

Choky Siagian said...

mantabz
inilah namanya sang kreatif
hehehe......
ane kan nyoba,penasaran dgn hasilnya.

Choky Siagian said...

mantabz
inilah namanya sang kreatif
hehehe......
ane kan nyoba,penasaran dgn hasilnya.

Sadewa Poetra said...

qobiltu,,,
mohon ijin mengamalkan ilmunya,
saya putra braling, terimakasih.

Sagita Permata said...

Mas Mul, soal bikin reflektor dan drivernya itu sudah jelas. Tapi untuk mengaitkan kabel ke driver itu saya bingung mas. Kan kabel TV itu ada dua. Yang satu serabut, satunya lagi yang kawat. Nah apakah digabung dua2nya dan dikaitkan ke driver? Atau yang serabut ke sayap sebelah driver dan yang kawat ke sayap sebelahnya lagi? Gmn Mas mul. Yang lebih jelas lagi dooong soalnya saya perempuan mau bikin sendiri. Habisnya suami juga nggak ngerti. Hehehehe....

mulyanto said...

iyah yang serabut ke sayap sebelah driver (masukin ke bawahnya) terus paku kencang), dan yang kawat ke sayap sebelahnya lagi (masukin ke bawahnya) terus paku kencang).

Sagita Permata said...

Ooh gitu ya, wah bakalan jernih bangat nih gambar2nya mas. Soalnya Tv kabel dirumah saya Udah diputus sama providernya. Trus kabelnya cuma saya kaitkan di besi lantai dua kok bisa dapat. Nggak pakai antena αpα² cuma kabelnya doang. Yang kawat saya kaitkan pada besi lantai dua. Semua dapat tapi banyak semutnya. Hehehe. Ơ̴̴̴̴̴̴͡K ϑeh mas mul makasih banyak sharenya.pasti saya kabari kalo uϑah jadi

mulyanto said...

yah kalau kabelnya dicantelkan ke kawat jemuran pasti dapet dong.... ........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................dapat jemuran :D

Sagita Permata said...

Hehehe... Αªªhh mas mul bisa ajah... Saya kaitkan kabelnya ke besi itu nggak maksud mau nyari siaran. Cuman untuk ngerapiin kabelnya aja. Tapi ternyata dapet siaran lumayan banyak. Saya sendiri heran. Yang lain banyak bangat hujannya. Kecuali SCTV sama MetroTV itu gambarnya bersih. Kok bisa ўªª... Mboh ora ngerti aku mas. Skrg lağí siap2 mau ke toko bangunan mau beli seng. Salam dari gorontalo. Sukses terus dalam karyanya mas. Wassalam

Sagita Permata said...

Mas mul punya pin BB? Bisa tolong invite? pinku 29D56EE9. Ditunggu mas kalo bisa

mulyanto said...

Usahakan :
1. Kabel kualitas bagus. Tidak ada sambungan/potongan. Beli yg sudah jadi saja.
2. Kawat dan serabut disolder pada seng (dikerik/diamplas dulu)

Sagita Permata said...
This comment has been removed by a blog administrator.
agus said...

salam kenal mas mul,

mau nanya, klo reflektor dan driver nya semua berbahan alumunium foil ada pengaruh ga? klo temennya kan reflektor nya doank aluminum foil sedang driver nya tetep seng (kaleng bekas), nah klo dua dua nya alumunium foil ada efeknya ga? mohon arahannya...